Warisan Budaya Takbenda (WBTb) adalah kebalikan dari warisan budaya yang berwujud atau dapat dipegang, seperti candi atau museum. WBTb mengacu pada praktik, pengetahuan, ekspresi, dan keterampilan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Menurut Konvensi UNESCO tahun 2003, warisan budaya takbenda mencakup:
- Tradisi dan Ekspresi Lisan: Ini termasuk bahasa, cerita rakyat, dongeng, dan peribahasa. Contoh di Indonesia adalah pantun dan cerita rakyat seperti Si Kancil.
- Seni Pertunjukan: Meliputi tarian, musik, dan teater tradisional. Contohnya seperti tari Saman, Gamelan, dan wayang kulit.
- Adat Istiadat, Perayaan, dan Ritual: Merupakan upacara-upacara yang berkaitan dengan siklus kehidupan atau perayaan komunal. Contohnya termasuk tradisi upacara adat pernikahan, upacara Ngaben di Bali, dan perayaan Sekaten di Jawa.
- Pengetahuan dan Praktik tentang Alam Semesta: Berbagai pengetahuan tradisional yang berkaitan dengan alam, seperti pengobatan tradisional, sistem pertanian, dan kosmologi. Contohnya adalah sistem irigasi Subak di Bali.
- Keahlian dan Kemahiran Kerajinan Tradisional: Mengacu pada teknik dan proses pembuatan kerajinan tangan. Contohnya adalah teknik membatik, seni keris, dan seni pembuatan perahu Pinisi.